Mitos Seputar Kesehatan Mata Yang Harus Diketahui

Mitos mengenai kesehatan sudah teramat banyak, juga tentang mata. Pelajari kebenarannya agar anda tidak mengambil langkah bodoh yang mencelakai mata anda. Untuk itu cari tahu Mitos Seputar Kesehatan Mata Yang Harus Diketahui

Selamat datang kembali di salah satu situs resmi Alfian Herbal Yang merupakan agen resmi Green World yaitu pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya. Kami menyediakan berbagai macam obat herbal yang sudah terbukti ampuh dalam mengobati segala jenis penyakit salah satunya menyediakan Pro Cleansing Tea yang merupakan teh herbal untuk memperbaiki kinerja otot usus. Disi kami tidak hanya memberikan solusi pengobatan penyakit, karena kami juga akan memberikan informasi mengenai kesehatan. Nah, untuk di kesempatan ini kami akan memberikan informasi mengenai Mitos Seputar Kesehatan Mata Yang Harus Diketahui, berikut informasi lengkapnya.

mitos-seputar-kesehatan-mata-yang-harus-diketahui

Mitos Seputar Kesehatan Mata Yang Harus Diketahui — Mata tentu saja adalah salah satu organ dan indera yang sangat penting bagi tubuh. Tanpa adanya mata, kita akan kesulitan untuk melakukan hampir semua aktifitas dan juga tidak bisa lagi menikmati keindahan dunia.

Meskipun sangat penting perannya bagi tubuh kita, banyak dari kita yang kini berhati-hati dalam menjaga kesehatan mata. Bahkan, di kalangan masyarakat umum sendiri kini beradar banyak sekali mitos yang dapat membuat kesehatan mata terganggu. Apakah mitos-mitos tersebut benar adanya?

Mitos Kesehatan Mata

  • Penglihatan melemah karena membaca di tempat gelap

Banyak yang percaya bahwa membaca di tempat gelap membuat gangguan terhadap indera terhadap penglihatan. Begitu juga orang tua Anda yang dulu sering marah ketika Anda membaca dalam keadaan gelap. Padahal nyatanya hal itu hanyalah mitos. Mata yang dipaksakan membaca di tempat gelap hanya akan membuat mata Anda cepat lelah. Membaca dengan minim cahaya membuat segala instrument mata bekerja ekstra demi menghasilkan sebuah visualisasi.

  • Menonton televisi terlalu banyak menyebabkan sakit mata

Anda mungkin sering mendengarnya. Namun, perlu Anda ketahui bahwa hal tersebut hanya mitos. Faktanya, duduk dengan jarak yang terlalu dekat tidak sampai merusak penglihatan Anda namun hanya akan mengakibatkan sakit kepala.

  • Kacamata dan lensa kontak membuat ketergantungan dan memperparah kerusakan

Banyak yang bilang bahwa penggunaan kacamata hanya akan membuat Anda ketergantungan. Padahal nyatanya, tidak ada bukti kacamata akan membuat Anda ketergantungan. Justru kacamata dan lensa kontak berfungsi untuk mengoreksi sinar cahaya yang memasuki mata, sehingga cahaya jatuh tepat di retina.

  • Kelainan mata juling pada anak tidak dapat disembuhkan

Mata juling sebenarnya bisa disembuhkan. Hanya saja untuk menyembuhkannya tidak mudah. Beberapa jenis mata juling bisa disembuhkan dengan cara menggunakan kacamata resep. Sedangkan untuk mata juling yang lainnya bisa diatasi dengan cara operasi.

Baca Juga : Perubahan Tubuh Yang Bisa Jadi Gejala Kanker

Setelah anda mengetahui mitos kesehatan mata diatas, anda perlu mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk untuk kesehatan mata anda. Jangan sampai mitos yang belum tahu kebenarannya menyesatkan anda. Sekian mengenai Mitos Seputar Kesehatan Mata Yang Harus Diketahui, semoga bermanfaat.

Mitos Seputar Kesehatan Mata Yang Harus Diketahui

Perubahan Tubuh Yang Bisa Jadi Gejala Kanker

Untuk bisa mendeteksi tanda-tanda kanker secara dini, setiap orang harus selalu memperhatikan perubahan yang terjadi pada dirinya dan orang di sekitar, khususnya keluarga. Karena terdapat Perubahan Tubuh Yang Bisa Jadi Gejala Kanker yang harus anda waspadai.

Selamat datang kembali di salah satu situs resmi Alfian Herbal Yang merupakan agen resmi Green World yaitu pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya. Kami menyediakan berbagai macam obat herbal yang sudah terbukti ampuh dalam mengobati segala jenis penyakit salah satunya menyediakan Pro Cleansing Tea yang merupakan teh herbal untuk memperbaiki kinerja otot usus. Disi kami tidak hanya memberikan solusi pengobatan penyakit, karena kami juga akan memberikan informasi mengenai kesehatan. Setelah sebelumnya membahas Makanan Yang Baik Dikonsumsi Setelah Donor Darah, Nah untuk sekarang seperti yang sudah disinggung diatas, pembahasan kami adalah mengenai Perubahan Tubuh Yang Bisa Jadi Gejala Kanker, berikut informasi lengkapnya.

perubahan-tubuh-yang-bisa-jadi-gejala-kanker

Perubahan Tubuh Yang Bisa Jadi Gejala Kanker — Para pakar kesehatan dunia sepakat menyarankan agar setiap orang semakin peduli terhadap penyakit kanker. Apalagi penyakit yang sejak lama dikenal sebagai penyakit paling mematikan ini bisa menjangkit siapa saja.

Dari kebanyakn kasus penderita kanker selama ini selalu berujung fatal. Para pakar kesehatan mengatakan kalau hal seperti itu terjadi karena kurang sadarnya masyarakat dunia akan penyakit kanker. Para penderita kanker umumnya baru datang ke dokter saat kondisi kesehatannya semakin parah karena tubuhnya sudah digerogoti kanker. Padahal sebenarnya kalau saja mereka datang lebih cepat, pengobatan bisa lebih maksimal.

Para Pakar kesehatan dunaia memang mengatakan kalau salah satu kunci sukses pengobatan kanker adalah penerapan langkah medis sedini mungkin. Ini berarti siapa saja termasuk anda sebaiknya dapat mengenali gejala kanker. Apalagi menurut Aru Wisaksono Sudoyo yang merupakan dokter spesialis onkologi mengatakan kalau ada beberapa perubahan tubuh yang jadi gejala kanker. Nah, hal ini tentunya wajib Anda ketahui, agar bisa mendapatkan pengobatan sedini mungkin. Lantas apa saja perubahannya?? berikut diantaranya :

  • Berat badan turun drastis tanpa pengurangan makanan

Anda patut memperhatikan bila berat badab tiba-tiba turun drastis sementara porsi makan tidak mengalami pengurangan

  • Benjolan

Wanita perlu berhati-hati bila muncul benjolan di sekitar payudara. Dari fakta yang ada, benjolan berpotensi kanker sebanyak 20%, sedangkan 80% benjolan termasuk aman.

Walaupun begitu, tak ada salahnya anda memriksakan ke dokter agar benjolan mendapat penanganan dengan segera.

  • Lesu dan lelah

Jika anda merasakan lesu dan lelah kemudian Hemoglobin (Hb), ternyata Hb anda turun. Anda sebaiknya ke dokter, gejala tersebut dinilai tidak normal.

  • Rasa sakit tidak hilang-hilang disertai keluhan

Apabila anda merasakn rasa sakit di bagian tubuh tertentu dan tidak hilang-hilang, maka anda perlu mewaspadai. Apalagi disertai keluhan, misal terlalu sakit sehingga menghambat pergerakkan tubuh.

  • Pendarahan di tempat-tempat yang tidak lazim

Jika anda mengalami pendarahan di tempat-tempat tidak lazim, seperti dubur atau bagi pria di penis. Anda harus mewaspadai hal tersebut.

  • Nyeri

Anda boleh saja mengabaikan dan bilang “tidak ada apa-apa” saat merasakan nyeri. Tapi sebaiknya, Anda tidak boleh terlalu lama mengabaikan, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Hal itu bisa saja gejala kanker sehingga memerlukan pemeriksaan bertahap.

Nah itulah Perubahan Tubuh Yang Bisa Jadi Gejala Kanker. Deteksi dini sangat penting dilakukan sebelum sel abnormal yang muncul pada tubuh dan menjadi cikal bakal kanker benar-benar berkembang menjadi kanker ganas. Sekian dan semoga bermanfaat.

Perubahan Tubuh Yang Bisa Jadi Gejala Kanker

Makanan Yang Baik Dikonsumsi Setelah Donor Darah

Makan makanan yang tepat setelah donor darah dapat membantu mengisi kembali kehilangan zat besi dan vitamin. Inilah Makanan Yang Baik Dikonsumsi Setelah Donor Darah

Selamat datang kembali di salah satu website resmi Alfian Herbal agen resmi Green World yaitu pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menjual berbagai suplemen dan vitamin yang terbuat dari bahan alami pilihan tanpa tersentuh bahan kimia.

Makanan Yang Baik Dikonsumsi Setelah Donor Darah

Makanan Yang Baik Dikonsumsi Setelah Donor Darah — Donor darah bukan hanya dapat menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga dapat memberikan banyak manfaat untuk pendonor. Namun masih banyak orang yang enggan untuk mendonorkan darahnya. Mereka khawatir akan menjadi lemas setelah melakukan donor darah.

Saat donor darah, anda kehilangan beberapa mililiter darah anda. Untuk menggantikan darah anda yang hilang, tubuh dengan cepat akan membentuk sel-sel darah merah yang baru. Pembentukan sel-sel darah merah baru tentu membutuhkan banyak nutirisi yang bisa anda dapatkan dari makanan.

Berikut makanan yang dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi tubuh

  • Makanan yang mengandung zat besi

Zat besi sangat Anda butuhkan setelah Anda melakukan donor darah. Zat besi adalah komponen dalam darah yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah yang sehat dan membawa oksigen ke sel-sel dalam tubuh Anda. Tanpa zat besi, tubuh Anda tidak dapat memelihara atau menghasilkan sel darah merah yang sehat. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi setelah Anda donor darah dapat membantu mempercepat pembentukan sel darah merah baru, sehingga kondisi Anda bisa cepat pulih.

Anda bisa mendapatkan zat besi dari bayam, brokoli, kale, sawi hijau, daging merah, ikan, kacang-kacangan, dan lain sebagainya. Untuk membantu penyerapan zat besi, Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, lemon, jambu biji, kiwi, pepaya, stroberi, brokoli, tomat, paprika, dan lainnya. Penyerapan zat besi yang lebih baik dapat mempercepat produksi sel darah merah.

  • Makanan yang mengandung asam folat

Asam folat atau vitamin B9 juga dapat membantu tubuh dalam menghasilkan sel-sel darah merah baru. Sehingga, makanan yang mengandung asam folat dibutuhkan setelah Anda melakukan donor darah. Anda bisa mendapatkan asam folat dari banyak sayuran hijau, seperti bayam, kale, asparagus, sawi hijau, dan lainnya. Asam folat juga banyak ditemukan dalam hati, kacang-kacangan, dan jus jeruk.

  • Makanan yang mengandung riboflavin

Riboflavin atau vitamin B2 berperan dalam produksi sel darah merah dan juga dapat membantu tubuh dalam mengubah karbohidrat menjadi energi. Setelah donor darah, tubuh Anda mungkin merasa lemas karena banyak kehilangan energi selama donor darah. Sehingga, dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B2, tubuh Anda lebih cepat mendapatkan energinya kembali dan Anda tidak merasa lemas berkepanjangan.

Anda bisa mendapatkan riboflavin dari telur, daging unggas, kacang-kacangan, bayam, brokoli, asparagus, dan  sayuran berdaun hijau lainnya. Susu dan produk susu, seperti yogurt, juga merupakan sumber riboflavin yang baik.

  • Makanan sumber vitamin B6

Setelah Anda kehilangan darah, tubuh akan memproduksi sel darah merah kembali. Saat ini, tubuh Anda membutuhkan banyak vitamin untuk membentuk sel-sel darah merah yang baru dan untuk membantu tubuh dalam memecah protein. Nah, salah satu yang dibutuhkan tubuh adalah vitamin B6. Vitamin B6 dapat membantu tubuh dalam memecah protein, di mana protein sangat dibutuhkan tubuh dalam produksi sel darah merah baru. Jadi, setelah donor darah jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B6. Beberapa makanan sumber vitamin B6 adalah ikan, daging merah, telur, bayam, kentang, pisang, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

  • minum air yang banyak

Ya, Anda membutuhkan asupan air yang banyak setelah donor darah. Minum banyak air diperlukan untuk menjaga hidrasi tubuh Anda dan juga untuk mencegah Anda dari pingsan. Bahkan, minum air yang banyak tidak hanya diperlukan setelah donor darah, tetapi juga sebelum Anda melakukan donor darah. American Heart Association merekomendasikan untuk menghindari alkohol dan meningkatkan asupan air Anda sebanyak 4 gelas selama 24 jam setelah Anda donor darah.

Makanan lainnya

Selain nutrisi penting seperti di atas yang harus Anda konsumsi setelah melakukan donor darah, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi nutrisi berikut ini untuk mempercepat pemulihan kondisi Anda.

  • Makan banyak makanan yang mengandung vitamin E. Vitamin E memiliki sifat antioksidan kuat dan sangat diperlukan untuk produksi sel darah merah.
  • Konsumsi banyak protein. Protein merupakan unsur penting yang ada dalam hemoglobin, sehingga protein sangat diperlukan untuk produksi sel darah merah.
  • Selain air, Anda mungkin juga membutuhkan air kelapa. Air kelapa dapat membantu menggantikan cairan yang hilang dalam tubuh Anda setelah donor darah. Selain itu, air kelapa juga mengandung banyak nutrisi, seperti kalium.
  • Konsumsi banyak sayuran dan buah-buahan. Seperti yang sudah Anda ketahui, sayuran dan buah-buahan mengandung banyak sekali vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh.

Dengan memakan Makanan Yang Baik Dikonsumsi Setelah Donor Darah diatas, maka kondisi tubuh anda akan kembali seperti sedia kala. Jadi anda tidak perlu ragu lagi untuk segera mendonorkan darah anda.

Terus kunjungi situs https://tehherbaluntukmemperbaikikinerjaototusus.wordpress.com untuk mengetahui informasi lainnya mengenai kesehatan.

Makanan Yang Baik Dikonsumsi Setelah Donor Darah

Khasiat Dan Manfaat Bunga Pepaya Yang Tak Kalah Dari Buahnya

Meski buah pepaya cukup populer, namun manfaat bunga pepaya ternyata juga menyimpan nutrisi yang berguna. Berikut ini Khasiat Dan Manfaat Bunga Pepaya Yang Tak Kalah Dari Buahnya

Selamat datang di salah satu situs Alfian Herbal yang merupakan pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menyediakan barang 100% asli bukan barang tiruan, karena kami merupakan agen resmi Green World Global. Kami melayani pelanggan dengan sistem “Barang Sampai Baru Bayar“.

Khasiat Dan Manfaat Bunga Pepaya Yang Tak Kalah Dari Buahnya

Khasiat Dan Manfaat Bunga Pepaya Yang Tak Kalah Dari Buahnya — Bagi orang Indonesia, tentu tak terasa asing lagi dengan buah pepaya. Buah manis ini termasuk jenis buah-buahan yang sangat familiar di Indonesia. Rasanya yang menyegarkan membuat pepaya banyak disukai orang.

Ternyata, tidak hanya pada buah dan daunnya saja bagian dari pepaya yang dapat kita manfaatkan. Karena bungan pepaya rupanya juga memiliki kandungan gizi tinggi. Meski rasanya terbilang cukup pahit, tapi siapa sangka bahwa bunga pepaya memiliki segudang menfaat bagi kesehatan.

Berikut Manfaat dan Khasiat Bunga Pepaya

  • Melancarkan Sistem Pencernaan

Kandungan dalam bunga pepaya seperti tannin membantu organ-organ pencernaan di dalam tubuh, untuk melakukan fungsinya dengan optimal. Kandungan gizi di dalam bunga pepaya yang membantu fungsi organ pencernaan ini, akan membuat metabolisme tubuh pun menjadi lebih lancar.

  • Memperbaiki Nafsu Makan

Jika anak sedang mengalami kesulitan makan, bunga pepaya bisa digunakan sebagai obat untuk mengembalikan nafsu makan yang hilang. Penggunaan bunga pepaya untuk tujuan ini, sudah banyak dilakukan sejak lama oleh masyarakat Indonesia. Dan hasilnya pun terbukti sangat ampuh untuk membuat nafsu makan kembali.

  • Menangkal Radikal Bebas

Di dalam bunga pepaya mengandung unsur yang berperan sebagai manfaat antioksidan. Antioksidan sendiri berguna untuk menangkal masuknya radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita. Radikal bebas yang berasal dari polusi yang terjadi di lingkungan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang dapat merugikan kesehatan.

  • Melancarkan Peradaran Darah

Jika mengalami penyakit tekanan darah tinggi, tembahkan bunga pepaya pada menu makanan secara teratur, bisa membantu untuk menormalkan kembali tekanan darah. Kandungan yang ada di dalam bunga pepaya sangat bermanfaat untuk mengatur sirkulasi darah di dalam tubuh, serta melancarkan kembali peredaran darah.

  • Menjauhkan dari Penyakit Kanker

Senyawa flavanoid dan antioksidan yang terdapat di dalam bunga pepaya dapat berfungsi untuk menangkal dan mencegah masuknya radikal bebas di dalam tubuh sebagai penyebab macam-macam kanker. Flavonoid dan antioksidan juga mempunyai fungsi lain yakni untuk menjaga kestabilan sistem imun tubuh kita.

  • Mengobati Diabetes 

Bunga pepaya dipercaya dapat membantu menurunkan kadar insulin di dalam tubuh sebagai penyebab utama seorang mengalami diabetes. Meskipun demikian, belum ada penelitian yang secara ilmiah menunjukan bahwa bunga pepaya memang bisa menyembuhkan diabetes. Namun orang-orang jaman dulu banyak yang mengkonsumsi bunga pepaya ini, guna mengontrol kadar dula di dalamnya.

Seperti buah-buahan alami, manfaat bunga pepaya ini termasuk juga untuk menyembuhkan penyakit diabetes. Karena banyak dirasakan perubahan yang lebih baik setelah mengkonsumsi bunga pepaya.

Dr. Shika Sharma, seorang dokter di sebuah institusi kesehatan juga mengamini hal tersebut, dan mengungkapkan jika memang bunga pepaya mengandung banyak vitamin dan unsur-unsur yang dapat berfungsi untuk menyembuhkan.

  • Menurunkan Berat Badan

Bunga pepaya seperti buah pepaya juga mengandung serat, vitamin A, B dan C yang cukup, walaupun tidak sebanyak pada buahnya. Bunga pepaya memiliki manfaat untuk membantu menurunkan berat badan. Makanlah bunga pepaya secara teratur yang diimbangi dengan pola hidup sehat, maka berat badan pun akan menjadi seperti yang diimpikan.

  • Menurunkan Kolesterol

Bunga pepaya juga terbukti kaya akan folat dan antioksidan yang juga bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk menurunkan kolesterol. Dengan mengkonsumsi bunga pepaya, tubuh akan menambah asupan folat serta antioksidan yang dapat melawan kolesterol jahat di dalam tubuh.

  • Mencegah Penyakit Stroke

Kandungan di dalam bunga pepaya dengan tingkatan yang tinggi, sangat berguna untuk sebagai pencegahan penyakit stroke yang dapat diakibatkan oleh buruknya sirkulasi darah di dalam tubuh.

  • Mencegah Serangan Jantung

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, manfaat bunga pepaya mengandung sejumlah zat yang  bisa membantu melancarkan peredaran darah. Hal ini selanjutnya akan membantu jantung tetap sehat, serta bisa mencegah serangan jantung.

Selain buah pepaya yang sudah lebih populer, Anda dapat mengambil manfaat bunga pepaya. Dengan proses yang tepat, bunga pepaya dapat memberikan asupan nutrisi sekaligus rasa yang nikmat. Sekian informasi Khasiat Dan Manfaat Bunga Pepaya Yang Tak Kalah Dari Buahnya. Semoga bermanfaat

Terus kunjungi situs https://tehherbaluntukmemperbaikikinerjaototusus.wordpress.com untuk update informasi lainnya mengenai kesehatan.

Khasiat Dan Manfaat Bunga Pepaya Yang Tak Kalah Dari Buahnya

Gejala dan Penyebab Hipotermia juga Cara Pencegahannya

Berikut ini pembahasan tentang Hipotermia yang meliputi pengertian hipotermia, gejala dan penyebab hipotermia juga cara pencegahannya.

Selamat datang kembali di situs resmi Alfian Herbal yang merupakan distributor resmi Green World, pusat penjualan obat herbal online terbesar yang menyediakan berbagai macam suplemen dan vitamin yang 100% terbuat dari bahan alami tanpa tersentuh bahan-bahan kimia.

Pada kesempatan kali ini kami akan memposting sebuah artikel mengenai penyakit yang biasa menyerang para pendaki yaitu Hipotermia. Ketahui juga gejala dan penyebab hipotermia juga penanganannya.

Gejala dan Penyebab Hipotermia juga Cara Mengobatinya

hipotermia-701x467

Hipotermia adalah suatu kondisi di mana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Hipotermia juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 °C. Tubuh manusia mampu mengatur suhu pada zona termonetral, yaitu antara 36,5-37,5 °C. Di luar suhu tersebut, respon tubuh untuk mengatur suhu akan aktif menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh.

Gejala Hipotermia

imagesGejala hipotermia sangat beragam dan terkadang sulit dikenali. Gejala yang muncul tergantung kepada seberapa rendah suhu tubuh pengidapnya.

Bayi yang mengalami hipotermia bisa terlihat sehat, tapi kulitnya akan terasa dingin dan terlihat kemerahan. Bayi juga cenderung sangat diam, terlihat lemas, dan tidak mau makan.

Gejala-gejala hipotermia umumnya berkembang secara perlahan-lahan sehingga sering tidak disadari oleh pengidapnya. Orang yang mengalami hipotermia ringan akan menunjukkan gejala menggigil yang disertai rasa lelah, pusing, lapar, mual, kulit yang dingin atau pucat, dan napas yang cepat.

Jika suhu tubuh terus menurun hingga di bawah 32°C, tubuh pengidap hipotermia biasanya tidak mampu untuk menggigil lagi. Ini mengindikasikan tingkat keparahan hipotermia sudah memasuki tahap menengah hingga parah.

Pengidap serangan hipotermia tingkat menengah akan mengalami gejala-gejala yang meliputi:

  • Mengantuk atau lemas.
  • Bicara tidak jelas atau bergumam.
  • Linglung dan bingung.
  • Kehilangan akal sehat, misalnya membuka pakaian walaupun sedang kedinginan.
  • Kesulitan bergerak dan koordinasi tubuh yang menurun.
  • Napas yang pelan dan pendek.

Jika tidak segera ditangani, suhu tubuh akan makin menurun dan menyebabkan gejala-gejala berikut ini:

  • Kesadaran yang terus menurun hingga pingsan.
  • Pupil mata yang melebar.
  • Napas yang pendek atau sama sekali tidak bernapas.
  • Denyut nadi yang lemah, tidak teratur, atau bahkan sama sekali tidak ada denyut nadi.

Jika anak atau ada anggota keluarga Anda yang mengalami gejala-gejala di atas, bawalah secepatnya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Penyebab Hipotermia

hipotermia-alodokterPenyebab utama hipotermia adalah pajanan udara dingin. Misalnya karena tidak mengenakan pakaian yang tepat saat mendaki gunung, berada terlalu lama di tempat dingin, jatuh ke kolam berisi air yang dingin, mengenakan pakaian yang basah, atau suhu pendingin ruangan yang terlalu rendah (khususnya bagi manula dan bayi).

Hipotermia dapat terjadi pada siapa saja, tapi ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ini.

  • Usia – bayi dan manula. Kemampuan untuk mengendalikan temperatur tubuh yang belum berkembang dengan sempurna pada bayi dan yang menurun pada manula. Anak-anak juga terkadang mengabaikan udara dingin karena terlalu asyik bermain.
  • Minuman keras dan obat-obatan terlarang. Zat alkohol di dalam minuman melebarkan pembuluh darah dan membuat banyak darah berada di permukaan kulit. Kondisi ini mempercepat dan meningkatkan pelepasan panas tubuh. Sedangkan obat-obatan terlarang dapat membuat seseorang tidak menyadari situasi dan cuaca dingin di sekitarnya.
  • Penyakit yang memengaruhi memori, misalnya penyakit Alzheimer. Pengidap penyakit ini biasanya tidak sadar bahwa mereka sedang kedinginan atau tidak paham apa yang harus dilakukan.
  • Pengaruh penyakit tertentu. Ada beberapa penyakit yang dapat memengaruhi mekanisme pengendali suhu tubuh, misalnya anoreksia nervosa, stroke, dan hipotiroidisme.
  • Obat-obatan tertentu, misalnya antidepresan, sedatif, serta analgesik opiat. Obat-obatan ini dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengendalikan temperatur.
  • Orang yang menghabiskan waktu lama di tempat yang dingin, misalnya pendaki gunung.

Pencegahan Hipotermia

Hipotermia bisa dicegah. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghindari hipotermia, yaitu:

  • Menjaga agar tubuh tetap kering. Air lebih cepat menyalurkan panas ke udara dibandingkan jika tubuh kita kering. Segera ganti jika pakaian Anda yang basah karena akan menyerap panas tubuh Anda.
  • Kenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca dan kegiatan, terutama bagi Anda yang gemar mendaki gunung atau berkemah di tempat yang dingin. Gunakanlah pakaian dari bahan yang dapat menjaga kehangatan tubuh sekaligus menyerap keringat, misalnya wol. Hindari pakaian berbahan katun. Gunakan jaket yang tahan angin dan air.
  • Jangan lupa untuk menggunakan topi, syal, sarung tangan, kaus kaki, serta sepatu bot. Usahakan agar kaus kaki serta sepatu Anda tidak sesak agar aliran darah berjalan lancar.
  • Pilihlah pakaian dengan ukuran yang sesuai. Pakaian yang pas akan menciptakan ruang sirkulasi udara hangat di antara kulit dan pakaian. Sedangkan pakaian yang ketat tidak dapat menghangatkan Anda.
  • Lakukan gerakan sederhana untuk menghangatkan tubuh, tapi jangan sampai berkeringat berlebihan. Jika terkena angin, baju yang basah karena keringat dapat menurunkan panas tubuh.
  • Sediakan minuman dan makanan hangat, tetapi hindari minuman yang mengandung alkohol atau kafein.

Bayi dan anak-anak lebih rentan terkena serangan hipotermia dibandingkan orang dewasa. Karena itu, Anda perlu melakukan langkah-langkah pencegahan agar mereka terhindar dari hipotermia. Di antaranya adalah:

  • Berikan pakaian atau jaket tambahan agar lapisan perlindungan mereka lebih tebal.
  • Jangan biarkan bayi Anda tidur di dalam ruangan yang suhunya terlalu dingin.
  • Jangan biarkan anak Anda bermain di luar saat hujan atau cuaca dingin.

Menghindari dan membentengi diri dari udara dingin akan membantu kita untuk mencegah serangan hipotermia yang berpotensi fatal. Demikian pembahasan mengenai Hipotermia yang meliputi gejala dan penyebab hipotermia juga cara pencegahannya. Semoga Bermanfaat.

Baca Juga : Cara ampuh memancungkan hidung tanpa operasi

Terus kunjungi situs https://tehherbaluntukmemperbaikikinerjaototusus.wordpress.com untuk update informasi seputar kesehatan lainnya.

GEJALA DAN PENYEBAB HIPOTERMIA JUGA CARA PENCEGAHNNYA